Berita DaerahSragen

Dukung SMSI Jateng Makin Profesional, Kantor Hukum WAR KEADILAN Buka Ruang Kolaborasi Literasi Hukum

SRAGEN, MATA JATENG — Dukungan terhadap pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) se-Jawa Tengah yang akan digelar pada 5 Oktober 2026 mendatang terus mengalir. Kali ini datang dari Kantor Hukum Warrant, Advocacy & Rights (WAR KEADILAN) Kabupaten Sragen.

Kantor hukum yang dinahkodai para advokat muda tersebut menyatakan dukungan penuh, tidak hanya sebagai bentuk apresiasi organisasi, tetapi juga sebagai harapan besar agar SMSI Jateng mampu menjadi lokomotif pers siber yang profesional, berintegritas dan berorientasi pada kepentingan publik.

Advokat senior WAR KEADILAN, *Sugiyanto, S.H.,* menilai pelantikan pengurus SMSI se-Jateng harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan pers siber di Jawa Tengah.

“Pelantikan ini kami harapkan membawa warna baru dan manuver baru dalam dunia pers. Di tengah derasnya arus informasi digital, media dituntut tidak hanya cepat, tetapi wajib mengedepankan akurasi, keberimbangan, kode etik jurnalistik serta tanggung jawab sosial,” ujar Sugiyanto kepada MATA JATENG, Kamis (1/10/2026).

Menurut Sugiyanto, pers dan profesi hukum sejatinya memiliki benang merah yang kuat. Keduanya memiliki fungsi edukasi dan kontrol sosial bagi masyarakat.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pers dan advokat sangat mungkin dilakukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari edukasi hukum, literasi hukum untuk masyarakat awam, diskusi publik, hingga pengawalan isu-isu strategis yang menyangkut kepentingan orang banyak.

“Pers memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan informasi ke publik, sementara advokat memiliki tanggung jawab memberikan perspektif dan pendampingan hukum yang benar. Jika keduanya berjalan profesional sesuai koridor masing-masing, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Senada, rekan sejawatnya di WAR KEADILAN, *Advokat Nico A Wauran, S.H.,* turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap agenda pelantikan SMSI Jawa Tengah.

Nico berharap kepengurusan baru SMSI Jateng semakin solid dan mampu meningkatkan kualitas perusahaan pers serta mutu jurnalisme siber di Jawa Tengah.

“Pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan berbangsa. Namun kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan profesionalisme dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku,” kata Nico.

Ia menambahkan, sinergi antara organisasi perusahaan pers seperti SMSI dengan praktisi hukum, akademisi, pemerintah dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk membangun pemahaman bersama tentang kebebasan pers yang bertanggung jawab.

“Yang kita dorong bukan hanya pers yang kritis, tetapi kritis yang berbasis data, fakta dan kaidah jurnalistik. Di sisi lain, masyarakat juga berhak mendapatkan informasi yang benar, berimbang dan mencerdaskan,” pungkasnya.

Kantor Hukum WAR KEADILAN berharap dukungan ini menjadi pintu awal terbukanya ruang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam memperkuat literasi hukum dan mengawal kepentingan publik di Jawa Tengah.

Editor: [Sriyadi Tim:Red MATA JATENG]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button