Viral di Taman Jaya Wijaya, Satpol PP Solo Beri Pembinaan Pasangan Muda-Mudi

SOLO, MATA JATENG — Sepasang muda-mudi mendapat teguran humanis dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surakarta setelah dilaporkan warga karena duduk berdekatan dan menunjukkan kemesraan di kawasan Taman Jaya Wijaya, Kota Solo.
Peristiwa tersebut terjadi pada pagi menjelang siang saat kawasan taman mulai ramai dikunjungi warga untuk beraktivitas.
Kabid Penanganan Gangguan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Surakarta, Bhayu Atmodjo Putro, membenarkan adanya laporan dari masyarakat tersebut.
“Sekitar jam 8 atau jam 9 ada informasi dari masyarakat bahwa di Taman Jaya Wijaya ada dua muda-mudi, sepasang anak muda yang duduk terlalu berdekatan. Posisi seperti itu mengganggu kenyamanan warga yang ada di sekitar taman,” kata Bhayu saat dikonfirmasi. Rabu (23/9/2026).
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Satpol PP langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Di lokasi, petugas mendapati pasangan muda-mudi tersebut dalam posisi berdekatan.
“Apalagi itu pagi menjelang siang. Itu kan tidak pantas dilakukan seperti itu. Ada warga yang kemudian memberikan laporan kepada kita,” ujarnya.
Bhayu menjelaskan, petugas kemudian memberikan teguran dan pembinaan di tempat. Tindakan tersebut diambil karena aktivitas tersebut terjadi di ruang terbuka publik yang dapat dilihat oleh pengunjung lain, termasuk anak-anak.
Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya tindakan asusila hingga membuka pakaian. Teguran diberikan murni karena persoalan etika dan kepatutan di ruang publik.
“Namanya mungkin anak muda sedang pacaran, mungkin bercumbu rayu atau bagaimana. Dengan posisi yang sangat berdekatan, berdua nempel-nempel. Tetapi tidak sampai tindakan membuka baju,” ungkap Bhayu.
Berdasarkan keterangan identitas, keduanya diketahui bukan pelajar. Pihak Satpol PP menyebut laki-laki berstatus mahasiswa dan perempuan sudah bekerja, keduanya telah menyelesaikan pendidikan jenjang SMA.
“Kalau berdasarkan keterangan yang disampaikan dua muda-mudi itu, berdasarkan identitasnya, yang laki-laki mahasiswa dan yang perempuan sudah bekerja. Keduanya sudah selesai SMA,” jelasnya.
Satpol PP Kota Surakarta mengimbau kepada masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk tetap menjaga norma kesopanan dan kenyamanan bersama saat beraktivitas di taman kota maupun fasilitas publik lainnya. (Tim:Red)
*Sumber: Keterangan Resmi Kabid Trantibum Satpol PP Kota Surakarta*







