Berita DaerahSolo RayaSragen

Tiga Agenda Strategis Warsito: Perkuat Soliditas SMSI, Rintis Pupuk untuk Petani Jateng, dan Jajaki Kerja Sama dengan Pelindo

SRAGEN, MATA JATENG – Mengawali aktivitas dengan penuh rasa syukur, Tokoh Pers Jawa Tengah Warsito menyampaikan bahwa silaturahmi yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Kamis (9/10/2026), telah memberikan banyak masukan strategis, memperluas wawasan, dan membuka sejumlah peluang agenda besar yang akan ditindaklanjuti.

Menurut Warsito, silaturahmi bukan sekadar ajang bertemu, melainkan momentum membangun komunikasi, memperkuat soliditas organisasi, serta menjajaki peluang kerja sama yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, silaturahmi kemarin memberikan banyak masukan, wawasan, dan sejumlah agenda penting untuk kita tindak lanjuti bersama. Semoga apa yang telah dibicarakan menjadi awal yang baik untuk melangkah ke depan,” ujar Warsito, Jumat (10/10/2026).

LAgenda 1: Perkuat Soliditas SMSI

Agenda pertama yang menjadi perhatian serius adalah penguatan soliditas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), khususnya sinergi antara pengurus daerah dan pengurus pusat.

Dalam silaturahmi tersebut, Warsito mengaku mendapat banyak arahan berharga dari Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan Bunda Musrifah atau yang akrab disapa Mbak Ifa. Berbagai pandangan itu menjadi bekal untuk menjaga kekompakan dan menyelaraskan langkah organisasi menghadapi tantangan media siber ke depan.

“Soliditas adalah modal penting untuk membangun SMSI yang semakin kuat, profesional, dan mampu mendukung perkembangan perusahaan media siber di Indonesia,” tegas Warsito.

Agenda 2: Rintis Proyek Pupuk dan Pengelolaan Sampah untuk Petani Jateng

Agenda kedua adalah penjajakan proyek pupuk dan pengelolaan sampah yang diarahkan untuk pemberdayaan petani di Jawa Tengah.

Gagasan ini dinilai sangat strategis karena menghubungkan potensi pengelolaan sampah dengan kebutuhan sektor pertanian. Jika direncanakan matang, program ini akan memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kerakyatan.

“Sektor pertanian adalah penopang kehidupan masyarakat desa. Inovasi yang bisa membantu petani harus kita perhatikan dan kembangkan bersama. Ini gagasan yang sangat mulia. Jika dapat diwujudkan dengan baik, insyaallah akan membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat, terutama para petani di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Warsito berharap rintisan ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan berkembang menjadi program nyata melalui perencanaan matang dan kolaborasi lintas pihak.

Agenda 3: Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pelindo

Agenda ketiga adalah penjajakan peluang kerja sama yang berkaitan dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Warsito menjelaskan, peluang tersebut masih tahap penjajakan awal dan belum menjadi kesepakatan konkret. Namun komunikasi intensif perlu dilakukan untuk melihat ruang lingkup dan mekanisme kerja sama yang sesuai ketentuan.

“Setiap peluang harus disikapi positif, tapi tetap dengan pertimbangan matang dan kejelasan ruang lingkup pekerjaan,” ujarnya.

Pesan Kepemimpinan: Rangkul Semua Pihak

Dalam perjalanan membangun organisasi, Warsito mengaku selalu mengingat pesan Bunda Musrifah tentang arti kepemimpinan sejati.

“Rangkul juga teman-teman yang mungkin kurang baik. Menjadi seorang bapak tentu tidak mudah. Anak-anak memiliki perilaku, sifat, dan watak yang berbeda-beda. Karena itu, kita harus sabar dan mampu momong,” demikian pesan Bunda Musrifah yang diingat Warsito.

Menurutnya, pesan itu sangat relevan, baik dalam keluarga maupun organisasi. Pemimpin sejati tidak hanya merangkul yang sependapat, tetapi juga mampu membuka ruang dialog bagi yang berbeda pandangan.

“Pemimpin sejati bukan hanya mampu berjalan bersama orang yang sependapat, tetapi juga mampu merangkul mereka yang berbeda demi menjaga persatuan.”

Hal senada ditegaskan Ketua SMSI Jawa Tengah, Drs. Jayanto Arus Adi, M.M. Menurutnya, kekompakan adalah kekuatan utama organisasi.

“Kekompakan adalah kekuatan, soliditas adalah fondasi, dan kebersamaan adalah kunci kemajuan. Mari kita jaga persatuan, perkuat sinergi, dan melangkah bersama untuk membesarkan SMSI serta menjaga marwah pers yang profesional dan bermartabat,” tegas Jayanto.

Silaturahmi Sebagai Investasi Spiritual

Di atas semua agenda, Warsito menegaskan silaturahmi adalah investasi spiritual yang paling utama. Dalam ajaran Islam, menyambung silaturahmi adalah amalan yang melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

“Di atas semua agenda yang kita bicarakan, yang paling penting adalah menjaga silaturahmi. Dari silaturahmi, kita belajar membangun persaudaraan, memperluas wawasan, dan membuka peluang untuk melakukan kebaikan bersama. Semoga setiap langkah mendapatkan rida dan keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya.

“Semoga soliditas SMSI semakin kuat, rintisan pemberdayaan petani dapat berkembang, dan peluang kerja sama yang sedang dijajaki menemukan jalan terbaik. Mari terus menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan bekerja untuk kemaslahatan bersama. Allahu Akbar. Amin.”

Penulis: Ito Tim:Red MATA JATENG

Editor: Sriyadi Tim Redaksi MATA JATENG 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button