Berita DaerahSragen

Kabel Internet Semrawut di Sumberlawang Sragen Makan Korban, Warga Karangtalun Patah Kaki

SRAGEN, MATA JATENG — Nasib nahas menimpa Sumiatun (41), warga Dukuh Karangsido RT 05, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Penjahit baju itu harus menjalani operasi akibat patah tulang kaki kanan setelah sepeda motornya diduga tersangkut kabel jaringan internet yang menjuntai rendah di jalan raya.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan Tanon – Sumberlawang, tepatnya di Dukuh Ploso, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta (RS Ortopedi Solo).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan korban kepada Tim Media, Kamis (1/10/2026), kejadian bermula saat dirinya mengendarai sepeda motor Honda Beat dari arah timur ke barat hendak menjemput anaknya di SMPN 2 Sumberlawang.

Setibanya di lokasi, korban tidak menyadari adanya kabel jaringan internet berukuran kecil yang menjuntai rendah hingga ke tengah jalan.

“Sepeda motor saya tiba-tiba tertahan kabel dan saya terlempar ke jalan,” ujar Sumiatun saat ditemui di ruang perawatan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang terbuka pada kaki kanan dan langsung dilarikan warga ke rumah sakit.

Keluarga Lapor Polisi dan Minta Penataan Kabel

Kakak korban, Wagimin (54) warga Desa Jati, Sumberlawang, mengatakan pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sumberlawang untuk ditindaklanjuti.

Wagimin menyebut, kondisi kabel internet di sepanjang jalan tersebut memang semrawut dan banyak yang dikaitkan asal-asalan di pohon maupun tiang yang tidak standar.

Menurut Wagimin, setelah kejadian sempat ada petugas yang diduga dari penyedia jaringan datang ke lokasi untuk memperbaiki kabel yang putus.

“Pihak keluarga berharap ada itikad baik dan pertanggungjawaban terkait biaya pengobatan. Karena sampai sekarang korban harus menjalani operasi dan aktivitas sebagai penjahit tidak bisa berjalan,” kata Wagimin.

Pihak keluarga juga berharap Pemerintah Kabupaten Sragen bersama DPRD Sragen segera melakukan penataan ulang jaringan kabel internet agar tidak membahayakan pengguna jalan. (Tim:Red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button