Peristiwa

Terungkap! Ini Fakta Benda Kubah Misterius di Kotim, Ternyata Puing Roket China Zhuque 2E

KOTAWARINGIN TIMUR, MATA JATENG – Misteri benda kubah raksasa berwarna kuning pudar yang menggegerkan warga Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya terungkap. Benda tersebut dipastikan bukan benda asing tak dikenal, melainkan puing roket pembawa satelit milik China, Zhuque 2E.

Kepastian itu didapat setelah tim gabungan TNI, Polri, BRIN melalui Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA), dan KNKT melakukan identifikasi terhadap dua serpihan yang jatuh di lokasi yang sama.

Benda kedua yang viral di media sosial, berbentuk kubah setengah lingkaran dengan diameter besar, ditemukan tergeletak di antara pelepah sawit di Blok H27/26, kawasan PT Agro Bukit, KM 26 Jalan Sampit-Pangkalan Bun, Kotim, Selasa (20/10/2026) pagi sekitar pukul 06.00-06.30 WIB oleh karyawan bernama Karmansyah.

Benda itu langsung dipasangi police line kuning-hitam oleh petugas dan ditonton ratusan buruh serta warga yang penasaran. Kondisinya berkarat, berlubang di beberapa bagian, dengan bekas paku keling (rivet) dan sisa kabel, serta mengeluarkan bau gosong. Beratnya ditaksir lebih dari 500 kilogram.

“Benda ini bukan milik militer dan bukan bagian dari pesawat. Kami amankan lokasi dan minta warga tidak menyentuh benda serupa sebelum dinyatakan aman,” ujar petugas di lapangan saat pemasangan garis polisi.

Kronologi Dentuman hingga Penemuan

Geger bermula Minggu (18/10/2026) sore sekitar pukul 17.36 WIB. Warga di sekitar Kotim dikejutkan dentuman keras dari langit, sempat dikira petir. Sebagian warga mengaku merasakan getaran.

Senin (19/10/2026) pagi, benda pertama ditemukan di parit perkebunan di Blok G 38-39. Benda itu berbentuk panjang sekitar 6 meter dengan berat hampir 100 kg, diduga kuat bagian tabung bahan bakar cair roket.

Selasa (20/10/2026) pagi, giliran benda kedua berbentuk kubah ditemukan di titik berbeda, sekitar ratusan meter dari lokasi pertama.

Bukti Kunci: Kode Roket Zhuque 2E

Titik terang muncul setelah kode yang tertera pada logam kedua serpihan dicocokkan. Kode *2ZQE31-20-15* dan *2ZQE31-20-15 240256KY* disebut identik dengan nomenklatur roket Zhuque 2E milik operator swasta China, LandSpace.

BRIN-ORPA menyatakan dugaan kuat bahwa serpihan tersebut merupakan sisa peluncuran wahana antariksa luar negeri yang mengalami re-entry atmosfer pada Minggu sore dan jatuh di wilayah Kotim.

Hingga berita ini diturunkan, kedua serpihan telah diamankan oleh TNI-Polri dan dievakuasi ke *Lanud Iskandar* untuk pemeriksaan dan penelitian lebih lanjut.

Tidak ada korban jiwa maupun kebakaran akibat jatuhnya puing tersebut.

Pihak berwenang mengimbau warga yang menemukan benda serupa di kebun atau hutan agar segera melaporkan dan tidak menyentuh, memindahkan, atau membongkar benda tersebut karena berpotensi masih mengandung sisa bahan berbahaya.

Reporter: Tim Red MATA JATENG

#MATAJATENG #AkuratTajamTerpercaya #Kotim #RoketChina #Zhuque2E #BRIN

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button