Silaturahmi Pengurus SMSI Jateng dengan KH Yusuf Cludhori Ikhtiar Meneguhkan SMSI Menjadi Benteng Idealisme dan Ukhuwah

MAGELANG, MATA JATENG – Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Tengah melakukan silaturahmi ke kediaman Ketua Dewan Penasihat SMSI Jateng, KH Yusuf Chudhori, di Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, Selasa (4/11/2026) sore.
Silaturahmi ini menjadi ikhtiar untuk meneguhkan SMSI sebagai benteng idealisme sekaligus perekat ukhuwah di kalangan insan pers siber Jawa Tengah.
Rombongan dipimpin Ketua SMSI Jateng, Jayanto Arus Adi, didampingi Sekretaris SMSI Jateng, Eko Sugiarto, beserta pengurus inti dan para Koordinator Wilayah meliputi Pati, Semarang, Banyumas, Kedu, dan Surakarta.
“Kita harus sowan ke sini, ke Tegalrejo, untuk silaturahmi ke beliau Gus Yusuf. Alhamdulillah sore ini waktunya pas dan sekarang mohon berkenan arahan dari Gus Yusuf,” kata Eko Sugiarto mengawali pertemuan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Eko melaporkan perkembangan organisasi. Saat ini SMSI Jawa Tengah telah terbentuk di 31 kabupaten/kota.
“Insya Allah pada Raker awal Desember di Surakarta, seluruh kabupaten/kota sudah terbentuk. Nanti kita akan lantik mereka, sekaligus menjadi Penanggung Jawab Pokja Newsroom Jaga Desa di kabupaten/kota masing-masing,” jelas Eko yang juga Ketua Pasopati.
Gus Yusuf, yang akrab disapa Gus Yusuf, mengaku awalnya tidak begitu memahami apa itu SMSI. Namun, ia bersedia menjadi penasihat karena niat baik untuk bersama-sama menjaga marwah pers.
“Jujur saya awalnya tidak tahu, apalagi paham apa itu SMSI. Saya bersedia menjadi penasihat karena niat baik, dan berharap SMSI dapat menjadi benteng idealisme dan ukhuwah,” ungkap pengasuh Ponpes API Tegalrejo tersebut.
Ia berharap SMSI dapat menjadi motor bagi demokrasi sesuai dengan marwah pers sebagai pilar keempat demokrasi. Profesionalisme harus terus dibangun agar SMSI sebagai konstituen Dewan Pers dapat dipercaya publik.
“Pers dapat memotret dan mengartikulasikan realitas yang ada kepada pemangku kebijakan, mulai dari level lokal sampai nasional,” ujarnya.
Menurut Gus Yusuf, negara yang persnya kuat, maka demokrasinya sehat. Kondisi itu pada gilirannya akan melahirkan pemerintahan yang berpihak pada aspirasi masyarakat.
“Semoga peran ini dapat dijalankan oleh SMSI. Monggo suasana, iklim kekeluargaan seperti ini, kompak dan guyub, dapat terus dipertahankan,” pesannya.
Selain Gus Yusuf, sejumlah tokoh dan sesepuh juga menjadi Dewan Penasihat SMSI Jateng, di antaranya DR Budiyanto, Ketua IKA Unnes Pusat, tokoh dan sesepuh pers H Soetjipto, SH, MH, serta pakar politik dan akademisi Yuwanto PhD.
Sementara itu, Ketua SMSI Jateng, Jayanto Arus Adi, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada KH Yusuf Chudhori yang telah berkenan membimbing teman-teman SMSI Jateng.
“Silaturahmi ini menjadi ikhtiar, juga sekaligus ukhuwah dalam rangka melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Untuk itu mohon doa dan dukungannya selalu,” kata Jayanto yang juga Ahli Pers Dewan Pers dan CEO http://Headlinnews.id ini.
Jayanto menambahkan, pada awal Desember mendatang, SMSI Jateng akan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Solo. Dalam Raker tersebut, selain mengukuhkan pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa, SMSI juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh Jawa Tengah yang telah memberikan dedikasi bagi Jawa Tengah, sekaligus menyampaikan tokoh-tokoh publik yang mendapat rapor merah dari publik Jawa Tengah.
“Terima kasih, matur nuwun teman-teman pengurus SMSI sudah menyempatkan waktu silaturahmi ke sini. Makasih Mas Jayanto Arus Adi, ini kebahagiaan kami, kehormatan juga dapat berkunjung ke sini,” tutup Gus Yusuf dengan penuh kehangatan.
(Redaksi)







