Berita DaerahPanturaWisata & Kuliner

Kerupuk Tiram Timbulsloko Sayung Demak Jadi Motor Ekonomi Kreatif Pesisir

DEMAK, MATA JATENG — Potensi pesisir Desa Wisata Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak terus menunjukkan geliat ekonomi kreatif. Kelompok nelayan perempuan di desa tersebut berhasil mengolah tiram menjadi kerupuk sebagai produk olahan bernilai tambah berbasis potensi lokal.

Inovasi ini dirintis oleh Rusikah bersama kelompok perempuan nelayan setempat. Usaha yang telah berjalan sekitar satu tahun tersebut tidak hanya meningkatkan nilai jual hasil laut, namun juga membuka lapangan usaha baru bagi warga pesisir.

Selama ini, tiram di Timbulsloko lebih banyak dijual dalam bentuk mentah dengan harga terbatas. Melalui pengolahan menjadi kerupuk, harga jual meningkat, daya simpan lebih lama, dan memiliki potensi pasar yang lebih luas sebagai oleh-oleh khas pesisir.

“Kami memanfaatkan tiram agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah. Kami terus meningkatkan rasa dan kualitas agar produk ini semakin dikenal luas sebagai khas Timbulsloko,” ujar Rusikah, perintis usaha kerupuk tiram, kepada MATA JATENG, Jumat (3/10/2026).

Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Kepala Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, menilai kerupuk tiram merupakan contoh nyata pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di kawasan desa wisata.

“Kerupuk tiram menunjukkan bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah sekaligus memperkuat ekonomi dan identitas desa wisata. Ini sejalan dengan pengembangan desa wisata yang tidak hanya menjual pemandangan, tetapi juga produk unggulan,” ujar Endah Cahya Rini.

Menurutnya, penguatan ekonomi kreatif di Desa Wisata Timbulsloko menjadi penting di tengah tantangan abrasi dan perubahan mata pencaharian masyarakat pesisir. Kehadiran produk olahan seperti kerupuk tiram diharapkan mampu menjadi penopang ekonomi keluarga nelayan.

Ke depan, Dinparta Demak mendorong penguatan dari sisi kualitas produk, standarisasi rasa, perbaikan kemasan, legalitas PIRT dan halal, hingga strategi pemasaran digital agar mampu menembus pasar oleh-oleh Kabupaten Demak dan wisata pesisir Jawa Tengah.

Dengan pendampingan berkelanjutan, kerupuk tiram Timbulsloko diproyeksikan menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif unggulan Desa Wisata Timbulsloko sekaligus memperkuat identitas Demak sebagai daerah pesisir yang inovatif dan berdaya saing.

Editor: [Sriyadi Tim:Red MATA JATENG]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button